Design Thinking

9:42 AM

Halo guys,
Sesuai janji kemaren di tulisan saya sebelumnya (kreativitas ide bisnis), hari ini saya coba share mengenai Design Thinking. Design Thinking merupakan pendekatan user-centered untuk menangani isu-isu sosial yang kompleks, seperti menciptakan dan menjalankan bisnis yang unik. Ada 4 elemen penting yang mendasari Design Thinking, yaitu: user-centered, kreativitas, praktik, dan pengulangan. Mari kita bahas satu per satu elemen tersebut.

User-Centered
Kita memulai Design Thinking dengan memfokuskan pada apa yang user butuhkan atau minta. Selain itu, kita juga harus mencari tahu motivasi atau masalah yang mereka coba pecahkan. Pada tahapan ini sifat Empati adalah kunci. Kita harus mengerti dan berbagi perasaan dengan orang lain.

Kreativitas
Design Thinking memacu kita untuk melihat suatu kondisi dengan cara yang berbeda, sehingga kita dapat menciptakan solusi baru yang melampaui atau menyempurnakan solusi yang sudah ada. Pada tahapan ini, berpikir integratif sangatlah penting. Kita harus dapat melihat sebuah masalah dari berbagai aspek yang berbeda.

Praktik
Jangan terlalu lama berdiskusi dan berpikir, segeralah mewujudkan ide-ide kita menjadi nyata. Kegagalan adalah bagian dari proses ini, yang terpenting adalah bagaimana kita mempelajari kegagalan tersebut dan menciptakan solusi yang lebih baik dari sebelumnya.

Pengulangan
Perjalanan menuju kesuksesan tidaklah selalu mulus, akan banyak rintangan yang harus dlewati dan diselesaikan. Semakin banyak kita melakukan proses pengulangan 
inspire > ideate > implement
Semakin besar pula kesempatan kita meraih kesuksesan.


Untuk menciptakan ide yang "breakthrough", ada 5 tahap yang harus dilalui dalam Design Thinking menurut Stanford Design School, yaitu:   

Empathise
Design Thinking diawali dengan melakukan observasi user dan perilaku mereka dalam kehidupan mereka sehari-hari. Pada tahapan ini coba kita gali lebih dalam pengalaman, situasi, dan emosi user.

Define
Definiskan tipe orang yang sedang kita pecahkan masalahnya. Kemudian kumpulkan dan pilih kebutuhan-kebutuhan mana yang kita anggap penting untuk dipenuhi.

Ideate
Pada tahap ini, kita harus memfokuskan pada penciptaan ide, dimana kita menerjemahkan masalah menjadi solusi. Ada 3 hal penting pada tahp ini, yaitu:
Kreativitas : menggabungkan ide rasional dengan imajinasi
Sinergi Kelompok : Memanfaatkan kelompok untuk menciptakan ide-ide baru dengan memadukan ide satu sama lain
Jangan dulu mengevaluasi : Ciptakan terus ide yang imajinatif dan kreatif

Prototype
Buatlah sebuah mock up/ dummy dari ide yang telah kita ciptakan, bisa objek fisik atau berupa sketsa digital. Selain itu, kita juga harus membuat storyboard agar kita mendapatkan pengalaman dari solusi yang kita berikan.

Tes
Mintalah feedback  dari prototype kita. Beri kesempatan kepada user untuk menggunakan prototype kita, dan explore komentar, pengalaman, dan perasaan mereka. Hal ini akan menjadi pertimbangan kita dalam mengembangkan ide kita dan apakah kita siap dalam me-launching  ide kita. -DH-




You Might Also Like

1 comments

  1. How to make money with a game of strategy - Work
    that is, you can play this game using only certain skills and tactics. งานออนไลน์ Most of the time, you'll be stuck with a game that needs to be

    ReplyDelete

Paperpeace

Paperpeace
Graphic and Digital Design for Wedding E-Commerce

Futlime

Futlime
Customized and Personalized Gift E-Commerce

tanya pr

tanya pr
Mobile Education App for Student Problem Solving